1000Kiat

Ngeruk: Tips Mudah Menanam dari Bahan Dapur

Untuk mengisi kegiatan selama #dirumahaja, Komunitas 1000Kebun mengadakan NGERUK: Ngebon Seru, Yuk! virtual melalui Instagram LIVE. Para pegiat komunitas dan berbagai narasumber secara langsung bercerita aktivitasnya, serta berbagi tips berkebun. Artikel ini merupakan ulasan dari NGERUK Virtual Komunitas 1000Kebun bersama Idep Foundation di Bali. Yang menjadi pengisi materi pada sesi NGERUK kali ini adalah Mba Sayu Komang, Koordinator Program dari Idep Foundation, serta dipandu oleh Vania Febryantie (Tim Pengurus Komunitas 1000Kebun).

Ketika kamu mulai bercocok tanam, tentu saja benih dan bibit menjadi hal yang sangat penting. Benih dan bibit ini menjadi sangat esensial karena hal tersebu yang menjadi bakal calon tanaman yang akan ditanam. Tapi, apakah kawan sudah mengetahui apa itu benih dan bibit?

Benih
Benih
Bibit

Benih merupakan biji tanaman yang telah mengalami perlakuan sehingga dapat dijadikan sarana dalam memperbanyak tanaman Bibit sendiri merupakan benih yang telah berkecambah. Bibit pada umumnya sudah berbentuk tanaman muda, ada akar, batang, dan daun meskipun sangat kecil.

Baik benih dan bibit sama-sama bisa digunakan ketika kita bercocok tanam. Namun, pada kesempatan kali ini di Instagram Live, Mba Sayu Komang dari IDEP Foundation memberikan tips bercocok tanam dari bahan-bahan makanan yang tersedia di dapur. Berikut beberapa contoh bahan yang bisa digunakan untuk bercocok tanam:

Serai/Sereh – Menanam sereh tergolong mudah sekali. Cukup dengan memotong bagian bawah sereh, kemudian direndam dengan air kurang lebih ½ cm. Rendam selama seminggu untuk menumbuhkan akar. Jika sudah tumbuh akar, sereh siap untuk ditanam.

Kunyit dan Jahe – Banyak orang yang menyangka menanam kunyit/jahe memerlukan satu buah rimpang utuh. Kenyataannya, hanay diperlukan bagian tunas paling kecil saja, yang berada di bagian ujung rimpang. Bagian rimpang lainnya akan membusuk saat ditanam. Ujung rimpang tersebut dipotong, lalu direndam selama kurang lebih setengah jam. Rimpang bisa langsung ditanam.

Bawang Putih dan Bawang Merah – Menanam bawang putih ataupun bawang merah dimulai dengan mencari siung yang paling kecil. Siung tersebut dipotong menjadi dua bagian. Bagian paling bawah dari potongan tersebut bisa langsung ditanam di media tanam. Umbi bawang ini bisa dipanen setelah 8 bulan.

Daun Bawang – Langkah-langkah dalam menanam daun bawang kurang lebih sama dengan menanam sereh/serai. Potong bagian bawah bagian daun bawang, kemudian rendam selama 1 – 2 hari. Setelah terlihat muncul bakal akar, bibit daun bawang siap untuk ditanam. Daun bawang ini bisa dipaneh setelah 1 bulan penanaman.

Kangkung – Dalam memasak kangkung, seringkali bagian akar tidak digunakan atau bahkan dibuang, padahal bisa ditanam lagi dan bertumbuh menjadi kangkung baru. Caranya sangat mudah sekali, cukup dengan menanam akar kangkung di media tanam yang mengandung banyak air. Kangkung ini hanya butuh 1 bulan untuk siap dipanen.

Penjelasan di atas merupakan beberapa untuk menanam sayuran dari bahan yang ada di dapur. Langkah-langkah yang dilakukan untuk menanam dari rumah juga cukup mudah. Maka dari itu, yuk mulai menanam dari rumah selagi #dirumahaja.

Semoga ulasan NGERUK ini dapat menginspirasi untuk berkebun selama #dirumahaja. Selamat mencoba, nikmati prosesnya. Jangan lupa bagikan cerita pengalaman berkebun anda ke Instagram Komunitas 1000Kebun. Selamat Berkebun!

Penulis: Afyan Cholil | Editor: Edo Sistanto | Foto: Google.com

2 Komentar

  1. Ely Tristiana

    Praktis. Boleh lbh byk membahas tanaman organik..
    Bila ada grup khusus bisa saya gabung?

    1. Anggietta Kustina

      Hallo. Untuk bergabung dengan grup kami bisa isi form di halaman berikut… https://bit.ly/daftaranggotak1000k

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *